Charlottetown Secara Singkat Judi Bola Online

Charlottetown, juga dikenal sebagai “Tempat Kelahiran Konfederasi”, telah disebut sebagai kota paling menawan di Kanada. Terletak di Prince Edward dan dengan cepat menjadi tempat wisata di musim panas. Sejarah, budaya dan arsitekturnya yang unik, serta orang-orang yang tinggal di sana, menjadikannya tempat yang istimewa di hati semua orang yang berkunjung.

Peristiwa Sejarah dan Penting

Dalam batas kota, Charlottetown adalah rumah bagi sekitar 35.000. Wilayah Charlottetown yang lebih besar memiliki populasi 58.000 sejak 1995, ketika kota-kota terpencil digabung. Charlottetown adalah rumah bagi hampir setengah dari penduduk Pulau, menjadikannya pusat paling penting untuk aktivitas komersial di Pulau Prince Edward.

Charlottetown didirikan sebagai kotapraja pada tahun 1855. Kota ini baru menjadi kota pada tahun 1885. Namun, sejarahnya sudah ada sejak tahun 1855. Orang-orang Kerang adalah penduduk pertama dari daerah yang sekarang dikenal sebagai Old Charlottetown judi bola online. Kami tidak tahu banyak tentang penghuni awal ini, kecuali bahwa mereka mungkin telah meninggalkan tumpukan besar cangkang di dekat Victoria Park. Menurut beberapa perkiraan, orang-orang Kerang tinggal di sini sekitar 5000 tahun yang lalu. Bangsa Pertama Mic Mac menduduki Charlottetown sebelum orang Eropa tiba. Mereka tinggal di P.E.I. Mereka tinggal di P.E.I. selama ribuan tahun, dan merekalah yang akan mengenal John Cabot pada tahun 1534. Mereka tetap aktif dalam politik, budaya, dan ekonomi di pulau itu.

Setelah beberapa kemunduran selama Perang Tujuh Tahun, Prancis menyerahkan koloni itu ke Inggris pada tahun 1758. Setelah survei Kerajaan oleh Jenderal Samuel Holland, kota itu dipilih sebagai ibu kota koloni baru. Sistem grid yang kita lihat hari ini diletakkan oleh survei-survei berikutnya. Raja yang berkuasa saat itu, Raja George III, atau lebih tepatnya, permaisurinya Ratu Charlotte, memberi nama kota itu. Koloni itu disebut Pulau St. John saat ini.

Koloni Pulau St. John diubah menjadi koloni koloni Pulau Pangeran Edward pada tahun 1798. Koloni ini dinamai menurut nama calon ayah Ratu Victoria, yang merupakan Panglima Tertinggi Inggris dari semua harta benda Inggris di Amerika Utara. Pembangunan Ford Edward (1805), di sebelah barat Charlottetown adalah peristiwa penting lainnya di paruh pertama abad ke-19. Baterai pertahanan ini digunakan untuk mempertahankan kota dari kapal musuh. Dekat Victoria Park, tepat di sebelah timur dan di belakang Fort Edward, juga dibangun sebuah “Gedung Pemerintah” (1835) untuk menampung Gubernur koloni. Fanningbank adalah nama gedung ini. Dibangun pada tahun 1847. Ini sekarang dikenal sebagai “Rumah Provinsi”.

Charlottetown terkenal di Kanada pada tahun 1864. Pertemuan pertama untuk membahas bergabung atau berkonfederasi koloni Inggris Amerika Utara diadakan di Charlottetown. Ironisnya, Pulau Pangeran Edward tetap berada di negara itu ketika Kanada menjadi sebuah negara pada tahun 1867. P.E.I. Setelah salah urus ekonomi menyebabkan kebangkrutan, ia tidak bergabung dengan P.E.I. hingga 1873. Kota ini tumbuh secara alami dengan merangkul desa dan lahan pertanian di utara sepanjang abad ke-20. Namun, pertumbuhan geografis ini tidak selalu sejalan dengan pertumbuhan penduduk. Zaman keemasan industri pembuatan kapal telah berakhir dan banyak orang melarikan diri ke “Boston States”.

Charlottetown melihat peningkatan perdagangan dan aktivitas selama Perang Dunia. Kota itu adalah rumah bagi ratusan prajurit Inggris, banyak dari mereka dari Royal Flying Corps. Bandara Charlottetown adalah tempat pelatihan yang bagus untuk pilot Sekutu.

Charlottetown saat ini memiliki semua fasilitas modern dari kota yang semarak: 3 teater dan banyak ruang hijau, area perbelanjaan, terminal kapal pesiar, banyak pilihan bar dan restoran, dan panggung politik yang aktif. Ini dan banyak faktor lainnya yang membuat Charlottetown menjadi tujuan populer.

5 Hal Teratas yang Harus Anda Alami

1. Pusat Seni Konfederasi dibangun untuk merayakan 100 tahun berdirinya Kanada. Anne of Green Gables adalah drama musim panas yang paling dicintai. Produksi terbaru “Hair” serta “Buddy Holly” juga terkenal. Pusat Seni Konfederasi juga menampung museum provinsi.

2. Arena Balap & Kasino Red Shores: Ini adalah Taman Mengemudi Charlottetown yang lama. Di situlah kuda ras standar berlomba dalam balapan 1 mil. Di musim panas, malam balapan adalah pada hari Senin, Kamis, dan Sabtu malam. Hanya seminggu sekali selama musim sepi. Red Shores Casino terletak berdekatan dengan arena pacuan kuda. Meskipun sebagian besar terdiri dari mesin slot, ada aksi poker reguler selama dua tahun terakhir.

3. Victoria Row adalah tempat Anda dapat berbelanja: Di musim panas, jalan ini ditutup untuk mobil dan telah diubah menjadi kawasan pejalan kaki. Toko-toko lokal menjual pakaian, kesenian rakyat, perhiasan, dan kenang-kenangan. Ada juga kafe outdoor berkualitas yang menyajikan makanan dan minuman di siang hari, dan berubah menjadi tempat hiburan malam di malam hari. Victoria Row adalah rumah bagi beberapa arsitektur tertua Charlottetown.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *